Laman

Kamis, 01 Maret 2012

Mongso Kasadasa

KASADASA - Gedhong Minep Jroning Kayun
27 Maret - 19 April


KEADAAN UMUM
Mereka yang terlahir pada tanggal 27 Maret - 19 April, adalah kelahiran mangsa "KASADASA", dapat juga di sebut sebagai Orang Kasadasa. Pada mangsa Kasadasa, sering terdengar desiran angin kencang, karena pada saat itu adalah perubahan musim, dari musim hujan ke musim kemarau, dengan candranya, "Gedhong Minep Jroning Kayun", yang artinya "Pintu Gerbang Tertutup Didalam Hati". Lamanya orbit 24 hari, dalam pengaruh Resi Bisma. Disebut juga mangsa Mareng.

Resi Bisma mempunyai sifat teguh hati dan pemberani. Tidak mau mengalah, karena mempunyai jiwa militer, yang berarti disiplin dan tegas. Mau mengalahkan tetapi tidak mau dikalahkan. Dia hanya tunduk kepada orang yang dihormati dan disegani. Seperti dikisahkan dalam dunia pewayangan bahwa Bisma merelakan warisan tahtanya demi menghormati dan rasa cintanya kepada ayahnya. Agar tidak mempunyai keturunan, maka Bisma tidak menikah seumur hidupnya "Wadad". Suatu gambaran betapa teguh dan tegas pendirian Bisma, walau untuk itu dia harus menderita.

Orang yang terlahir dalam pengaruh Resi Bisma ini mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, baik terhadap keluarga maupun terhadap lingkungannya. Kesadarannya bermasyarakat sangat tinggi. Dia sangat membenci ketidakadilan, berani mendobrak segala sesuatu yang dianggapnya mengkorup norma prikemanusiaan. Bahkan kalau memang dibutuhkan dia rela mempertaruhkan harta maupun kedudukannya demi membela kebenaran. Prinsipnya sangat kuat dan idealis.

Banyak orang KASADASA yang hidupnya membujang atau menikah terlambat, karena lebih mengutamakan perjuangan untuk adik-adiknya daripada memikirkan diri sendiri. Karena dia berpikir dengan dia kawin maka akan merepotkan perjuangannya untuk adik-adik dan orangtuanya. Dibantunya orang tua untuk mensukseskan adik-adiknya, baik sekolah maupun sampai berumah tangga. Dia sendiri mengalah sampai tua.

Sifat keras kepalanya itulah yang membuat tidak ada orang lain yang dapat menasehatinya. Semua langkah yang diambilnya adalah langkahnya sendiri. Dalam tata kehidupan, dia adalah orang yang mandiri, tidak mau diperintah dan sulit untuk tunduk kepada kemauan orang lain. Maka mangsa "Kasadasa" dicandra "Gedhong Minep Jroning Kayun", yang artinya "Tertutup Pintu Hatinya". Terbukti didalam kehidupan nyata, bahwa orang Kasadasa angkuh dan mudah tersinggung, tetapi agak pemalu. Pendapatnya tidak bisa dirubah orang lain, begitu pula kalau dia benci kepada seseorang, maka dendam itu tidak dapat lunas kalau tidak terbalas. Maka dikatakan pintu hatinya tertutup.

Walau begitu, dia senang membela yang lemah, kalau itu dirasakan benar bagi dia. Tidak dapat orang menghasut untuk suatu pekerjaan yang tidak disenanginya. Karena kepekaan perasaan, hati yang keras dan pemalu. Maka orang Kasadasa sering jadi korban perasaan, sering sakit hati.

Orang Kasadasa yang telah dewasa, lebih tegas dan lebih banyak menggunakan pikiran daripada perasaannya. Lebih banyak menggunakan otak daripada otot. Langkah-langkahnya telah nampak jelas, haluan dan tujuan hidupnya lebih jelas terbaca. Berani berkorban untuk kepentingan orang lain, walaupun untuk itu dia harus menderita, Sekali dia memutuskan sesuatu, tidak akan menariknya kembali.

Sebagai orang yang dilahirkan dengan pembawaan "Mandiri", maka orang "Kasadasa" dilengkapi oleh Tuhan suatu keistimewaan, yaitu pada otaknya. Pada umumnya orang "Kasadasa" rnempunyai kecerdasan yang luar biasa. Cepat dapat memecahkan suatu perkara dan pekerjaan yang pelik dan muskil.

Karena keberanian dan kecerdasannya itulah yang mengangkat dia kepuncak karirnya. Banyak orang mengaguminya. Dia sangat tekun bekerja, kalau pekerjaan itu pilihannya. Karena dia adalah manusia yang tidak mau diperintah-perintah. Sebaliknya dia senang memerintah, karena dia merasa lebih dari yang lain. Itupun diakui oleh sahabat-sahabatnya, bahwa orang "Kasadasa" mempunyai banyak kelebihan.

KEADAAN ALAM SEMESTA
Mangsa "KASADASA" berpengaruh pada Alam Semesta, pada saat itu sedang mengalami peralihan musim. Musim hujan menghadapi perubahan ke musim kemarau. Walau terkadang masih turun hujan, tetapi tidak lebat. Hawanya masih sejuk, bahkan didaerah pegunungan masih terasa dingin. Angin berhembus kencang sekali dari arah Tenggara. Hembusan angin yang kencang itu terdengar berdesau-desau dan kadang merontokkan daun-daun. Pada peralihan musim itulah datangnya Naga Jatingarang, disebut Mareng.

Tampaklah burung-burung Manyar membuat sarang. Hewan-hewan ternak seperti sapi dan kerbau mulai bunting. Sedangkan di sawah tarnpaklah pemandangan yang indah bagaikan lautan emas. Tiada lain adalah padi yang telah menguning terhembus angin pegunungan. Bergelombang-gelombang bagaikan air samudera. Petani mulai panen.

Panen atau menuai padi di sawah, adalah suatu saat yang paling gembira bagi masyarakat pedesaan. Bahkan pada saat tersebut di beberapa desa mengadakan pentas tayub, pentas wayang atau selamatan. Kesemuanya adalah suatu ungkapan rasa bersyukur atas rahmat yang telah dikaruniakan Tuhan kepada umat manusia.

KEADAAN FISIK
Orang "KASADASA" mempunyai bentuk fisik gagah berukuran sedang, wajahnya bulat telur, matanya bulat berbinar-binar, dengan sepasang alis yang cukup tebal. Hidungnya mancung, bibirnya sedang dengan ukuran mulut agak lebar. Tangan dan kakinya tidak begitu berotot. rambutnya lebat dan hitam, tetapi pada usia yang sangat muda sudah banyak rambutnya yang rontok.

Dalam hal kesehatan fisik, maka orang Kasadasa cukup sehat. Orang Kasadasa jarang terserang penyakit yang berat. Hanya penyakit umum yang disebabkan oleh kelelahan atau kurang berhati-hati memilih makanan. Kadang-kadang terserang sakit perut dan mata berkunang-kunang, tapi itupun tidak berlangsung lama.

KEADAAN MASA KANAK-KANAK
Anak-anak yang terlahir pada mangsa Kasadasa ini umumnya mempunyai pembawaan watak yang keras dan tidak mau mengalah. Sering menonjolkan kenakalan dan kebandelan.

Bila dia berbuat salah, tidak mau mengakui kesalahannya itu. Kalau dia mendapat hukuman, menganggapnya bahwa yang memberi hukuman itu berbuat tidak adil. Entah siapa saja yang menangani dia, dalam pikirannya hanya terbayang musuh. Karena memang anak "Kasadasa" terlahir sebagai prajurit atau manusia yang berjiwa militer.

Jiwanya keras, kemauannya keras, tidak mau dikalahkan, tidak mau diperintah, bahkan dia merasa dirinyalah yang terpandai diantara anak yang lain. Untuk itu, dia berlatih segala sesuatu dengan baik, belajar segala sesuatu dengan tekun dan bersungguh-sungguh. Maka benar-benar anak "Kasadasa" sangat mengagumkan. Keistimewaannya adalah pada tingkat kecerdasannya yang tinggi. Mudah menyerap pengetahuan apa pun, baik dari buku maupun dari lingkungannya. Sehingga anak "Kasadasa" lebih menonjol daripada anak lainnya. Bahkan anak Kasadasa selalu tampil sebagai pemimpin, dikelasnya sebagai ketua kelas, sebagai ketua OSIS, dan begitu juga di luar sekolah dia juga bisa tampil sebagai pemimpin. Kenyataannya memang banyak hal yang dapat diselesaikan oleh anak Kasadasa dibanding anak lainnya.

Budinya yang bersifat keras harus mendapat bimbingan yang baik dari pihak-pihak pendidik dan orang tua. Karena mendidik anak "Kasadasa" dengan kekerasan akan mengembangkan jiwa keras pada diri anak itu. Sabar dan harus Hati-hati, karena masa kanak-kanak itu adalah masa pembentukan jiwa.

KEADAAN MASA REMAJA
Masa remaja kelahiran mangsa "KASADASA" adalah melanjutkan alur kehidupan dari masa kanak-kanak. Jadi apa yang mempengaruhi pada masa kanak-kanak itulah yang membentuk jiwa remaja "Kasadasa".

Sifat keprajuritan anak "Kasadasa" terus berlanjut, tegas, disiplin dan mudah marah. Tetapi setelah kurun waktu remaja tiba, sifat mudah marahnya itu lebih terarah untuk hal-hal yang positif. Artinya sifat pemarahnya itu dapat disalurkan untuk mendalami suatu ilmu dengan membakar semangatnya. "Mengapa saya tidak bisa?", adalah pertanyaan-pertanyaan yang mencambuknya untuk giat belajar.

Pemalu, dia akan merasa malu kalau kekurangannya sampai diketahui orang lain. Maka dia akan berusaha sekuat mungkin untuk meningkatkan proporsi dirinya, sehingga dia merasa bahwa dirinya sudah menduduki rangking teratas.

Kepemimpinan, bahwa remaja kelahiran mangsa "Kasadasa" mempunyai ambisi memimpin yang sangat tinggi. Karena dia sendiri tidak mau dipimpin oleh orang lain. Untuk mencapai kedudukan sebagai orang yang patut menjadi pemimpin, maka remaja Kasadasa terus berusaha untuk meningkatkan kwalitas dirinya. Baik dalam segi ilmu pengetahuan, kebiasaan atau ketrampilan apapun, dan kewibawaan. Dengan suatu keyakinan bahwa dia adalah yang terpandai, maka remaja Kasadasa dapat tampil kedepan dengan optimis. Kenyataannya memang begitu, banyak remaja Kasadasa yang tampil menjadi pemimpin. Dalam hal ini memberikan bimbingan dan membina kawan-kawannya yang membutuhkan pertolongan.

Orang kelahiran Kasadasa mempunyai kesenangan bepergian, oleh karenanya banyak proyek-proyek yang dikerjakan terbengkalai. Ide-idenya banyak yang sebenarnya kalau dikelola dengan baik akan baik sekali jadinya. Tetapi sifatnya yang selalu bergerak, kemudian mempunyai ide yang lain lagi. Sehingga semuanya tidak menghasilkan suatu apapun. Proyek-proyek yang dibuatnya itu sebenarnya mempunyai tujuan untuk menolong orang lain, memberikan lapangan kerja dan menyalurkan bakat.

Maka dengan pengalaman-pengalaman itu, dia harus menyadari dan mau bekerja sama dengan orang lain yang bersifat untuk mengelola cetusan-cetusan ide orang Kasadasa itu. Kalau bisa terjadi hal tersebut, maka usaha orang Kasadasa dapat sukses.

CIRI KHAS
Bicara tentang orang Kasadasa, pastilah ada suatu petunjuk sebagai suatu tanda yang khas orang Kasadasa. Ciri khas ini bukan suatu yang dapat dirahasiakan. Misalnya seperti postur tubuh, sepak terjang dan budi pekerti. Artinya penampilannya, semua itu tidak dapat dibuat-buat atau disembunyikan.

Bila kita ketemu dengan seseorang yang serba grusa-grusu dan dalam melakukan segala sesuatu tampak tergesa-gesa. Kemudian tampak penampilannya seperti orang gelisah, tangannya memegang benda apa saja yang berada di sekitarnya, kemudian dalam organisasi selalu berambisi untuk membuat suatu evolusi dan revolusi, perombakan-perombakan dan reorganisasi. Itulah salah satu ciri khas orang Kasadasa.

Selain daripada itu, ada-ada saja ulahnya pada saat dia berbicara dengan orang lain, untuk menutupi kegugupannya. Apalagi bila berhadapan dengan lawan jenisnya, dia akan tampak gugup sekali. Namun menjadi kebiasaan dan ciri khas orang Kasadasa, walaupun kalah tidak mau mengakui kekalahannya.

IKATAN PERSAHABATAN
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" pada umumnya pandai bergaul, oleh sebab itu dia mempunyai banyak kenalan. Pergaulannya cukup luas.

Dalam pergaulan itu tentu saja ada kawan, rekan dan sahabat. Sahabat adalah kawan yang dapat menyimpan rahasia, memberikan pertolongan, baik moral maupun materi. Sahabat bisa diibaratkan seperti saudara kandung sendiri. Maka dapat diistilahkan mencari kawan mudah tetapi memelihara persahabatan sukar. Orang kelahiran mangsa "KASADASA" dapat mengikat tali persahabatan yang kokoh dengan orang yang kelahirannya jatuh pada Mangsa "KANEM" (10 November - 22 Desember), kemudian dapat juga bersahabat dengan baik dengan kelahiran Mangsa "KARO" (3 Agustus - 25 Agustus).

Dua zodiak itu adalah pilihan yang dapat dijadikan sahabat sejati, artinya sahabat kepercayaan segala rahasia, sampai rahasia pribadi. Begitu juga dapat cocok dengan sesama kelahiran mangsa "KASADASA", hanya kadang ada sedikit keretakan kalau kebetulan ada perbedaan pendapat, kadang saling ngotot. Tapi itupun hanya berlangsung selintas, kemudian akan baik kembali.

Dengan petunjuk tiga mangsa sebagai calon sahabat karib itu, bukan berarti menutup suatu kemungkinan untuk berkawan dengan mangsa lainnya. Namun hanya sekedar kawan dan rekan, karena dengan mereka ini sering banyak hal-hal yang bertentangan serta riskan sekali kalau untuk membicarakan atau mengelola suatu usaha patungan. Walaupun orang "Kasadasa" tidak senang bekerja secara patungan. Tetapi telah menjadi sifat orang Kasadasa senang bergaul, senang berkawan, bahkan senang berorganisasi. Tentu saja dalam pergaulan tidak mungkin untuk memilih-milih kelompok kelahiran atau mangsa, karena di dunia ini terdiri dari berbagai macam manusia dengan berbagai mangsa kelahirannya. Begitu juga saudara satu ayah, satu ibu, tidak mungkin terdiri dari "Kasadasa" semua.

Yang penting adalah memelihara ketentraman, memelihara kedamaian dan kenyamanan dalam pergaulan jangan ada kendala-kendala.

KEADAAN KESEHATAN
Orang "KASADASA" pada umumnya mempunyai kwalitas kesehatan yang baik. Sejak masa kanak-kanak, remaja, hingga masa tua. Tetapi ada beberapa penyakit ringan yang lazim, yaitu influenza dan gangguan pada pencernaannya. Khususnya bagi orang Kasadasa kelahiran hari "Senin", jaga benar-benar kesehatan perutnya.

Selain itu ada kemungkinan dapat sakit pada bagian syaraf tangan. Penyakit ini ada kecenderungan terkena bagi yang terlahir pada hari "Selasa". Tentu saja hal ini bisa dicegah dengan cara olah raga, istirahat secara teratur, dan menjaga pola & menu  makanan.

Gangguan mata dapat juga mengancam orang Kasadasa kelahiran hari Rabu dan Jumat, karena mempunyai kelemahan pada mata dan ginjal. Pemeliharaannya adalah dengan olah raga, minum yang cukup, mengkonsumsi wortel dan minum madu.

Bagi orang Kasadasa kelahiran hari Kamis dan Sabtu, kelemahannya pada telinga dan hati. Pencegahannya adalah olah raga, istirahat yang cukup, dan jaga pola & menu makanan.

PEKERJAAN YANG COCOK
Pekerjaan bisa dikatakan cocok kalau sesuai dengan sifat dan bakat seseorang. Maka orang itu akan mengerjakannya dengan perasaan tenang dan gembira, hasil pekerjaannya pun sangat memuaskan.

Bagi orang Kasadasa pada dasarnya pekerjaan yang paling cocok adalah pekerjaan "wirasembada" tanpa campur tangan orang lain. Walaupun begitu, menurut ahli Kejawen dalam hal ini Astrologi Jawa membagi kelompok hari kelahiran orang Kasadasa menjadi tiga, yaitu sebagai berikut:

1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran dari hari Minggu, Rabu dan Jumat. Orang Kasadasa kelompok pertama ini yang paling cocok adalah sebagai wiraswasta, mendirikan perusahaan yang ada hubungannya dengan pertanian, kemudian dapat juga sebagai wartawan.

2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang Kasadasa kelompok kedua ini mempunyai bakat dibidang pekerjaan yang baik adalah sebagai pemandu wisata. Tetapi dapat juga mendirikan usaha leveransir bahan bangunan, atau bekerja dibidang bangunan.

3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang Kasadasa kelompok ketiga ini pekerjaan yang paling cocok baginya adalah sebagai pengarang. Selain itu dapat juga menjadi aktor/aktris baik teater maupun film. Juga dapat menjadi pelukis, sekretaris, mandor bangunan. Kalau pendidikan tinggi dapat memilih bidang kedokteran, Arsitektur, atau menjadi Dosen.

Tetapi yang harus selalu diingat oleh orang Kasadasa, bahwa dirinya tidak mau diperintah oleh siapa pun, kecuali orang tuanya dan orang yang dicintainya.

REJEKI & PENGHIDUPAN
Pada umumnya orang kelahiran mangsa "KASADASA" mempunyai tingkat alur perjalanan hidup yang baik, rejekinya cukup lumayan. Ditopang pula dengan berbagai kemampuannya mandiri, sehingga sejak masih remaja sudah dapat mencari uang. Walau begitu, Astrolog Kejawen membuat rumusan untuk membedakan satu dengan yang lain dalam kelompok kelahiran mangsa Kasadasa itu menjadi tiga bagian, yaitu sebagai berikut:

1. Eka
Kelompok ini adalah kelahiran hari Minggu, Rabu dan Jumat. Orang Kasadasa dalam kelompok pertama ini adalah orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang paling baik. Tidak pernah kekurangan uang. Dia sangat pandai bergaul, sehingga banyak koneksi dan banyak yang mendukung dalam urusan apa saja. Segala yang diusahakannya selalu sukses dan mendatangkan keuntungan moral maupun uang. Hal tersebut berlanjut hingga hari tua, anak-anaknya sukses dalam pendidikan tinggi.

2. Dwi
Kelompok ini adalah kelahiran hari Senin. Orang Kasadasa kelompok kedua ini mengutamakan uluran tangan dan inspirasi orang kedua. Baik itu lingkungan keluarga, sahabat, dan masyarakat. Dengan dukungan merekalah semua usahanya akan berjalan. Walau pada umumnya orang Kasadasa jarang kekurangan uang, tetapi tanpa usaha yang keras, tidak akan berhasil meningkatkan tingkat sosialnya.

3. Tri
Kelompok ini adalah kelahiran hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Orang Kasadasa kelompok ketiga ini agak kurang baik keberuntungannya. Setiap langkah yang dikerjakan seringkali mengalami kegagalan, walaupun tidak berarti bangkrut sama sekali, tetapi selalu mengalami kesulitan. Namun karena orang "Kasadasa" mempunyai sifat tabah, ulet dan disiplin militer yang kuat, setelah umur mencapai 30 tahun khususnya bagi yang terlahir dengan weton Selasa Kliwon, Kamis Pon, dan Sabtu Paing, maka keadaan ekonominya akan meningkat baik sekali. Bahkan kalau ulet dan hemat akan mencapai keberhasilan di hari tuanya.

SAAT YANG TEPAT
Dalam perhitungan Astrologi Jawa, maka ada saat-saat ketika orang mengerjakan sesuatu berhasil dengan baik, tetapi ada hari-hari yang lain, bila untuk mengerjakan sesuatu mengalami kegagalan. Tentu saja hal itu menjadi kepastian setelah mengalami penelitian berkali-kali. Hasilnya merupakan kesimpulan parapsikolog.

Berdasarkan penelitian Horoskop Jawa maka saat terbaik untuk melakukan pekerjaan yang terpenting adalah pada tanggal 5 Desember, karena pada saat itu terjadi kulminasi. Lebih-lebih kalau pada saat tanggal tersebut jatuh pada hari Selasa, itu lebih baik lagi.

Setidaknya usahakan segala yang terpenting dilakukan pada tanggal 5 Desember, karena pada saat itu Resi Bisma sedang menurunkan pancaran saktinya dan limpahan Rahmat Ilahi. Dampaknya, terbukalah kiat kemudahan upaya apapun yang semula mengalami kesulitan.

Tanggal 5 Desember itu berjalan terus setiap tahunnya, artinya setiap tahun ada pemberkahan Agung. Hal ini khususnya bagi kelahiran mangsa "Kasadasa".

HOBI
Bagi orang kelahiran mangsa "Kasadasa" ada beberapa hobi, antara lain:
1. Melukis, baik natural maupun abstrak.
2. Musik, baik rock maupun pop.
3. Membaca, fiksi, non fiksi dan sastra.
4. Mengarang dan koresponden.
5. Seni pentas.
6. Panjat tebing.

JODOH
Orang kelahiran mangsa "KASADASA" sebenarnya dekat jodohnya, baik itu pria maupun wanita. tetapi pada umumnya akan menikah setelah umurnya lebih dari 29 tahun, hal itu terjadi karena dia merasa ikut bertanggung jawab terhadap masa depan adik-adiknya. Hari-harinya diperuntukkan memikirkan keluarga, membantu mencari uang sekolah, bahkan memikirkan masa depan adik-adiknya. Setelah semua tuntas, barulah dirinya sendiri dipikirkan.

Padahal orang Kasadasa bukanlah orang yang tidak mempunyai gairah seks. Baik laki-laki maupun wanita "Kasadasa" mempunyai gairah seks yang cukup tinggi. Termasuk hangat dalam permainan ranjang.

Bagi orang kelahiran mangsa "KASADASA" jodohnya adalah dengan kelahiran mangsa "KARO" (3 Agustus - 25 Agustus), kemudian dapat pula berjodoh dengan kelahiran mongso "KANEM" (10 November - 22 Desember), tetapi dengan orang "KASADASA"pun dapat pula cocok dan harmonis.

Tentu saja tidak menghilangkan suatu kemungkinan perkawinan dengan mangsa-mangsa yang lain. Kalau terjadi, menurut para ahli Astrologi Jawa, akan mendatangkan ketidak harmonisan, sering ribut, tidak saling terbuka, saling mencurigai. Walhasil akan terjadi perceraian atau pisah ranjang. Sedapat mungkin harus dihindari bentuk perkawinan tersebut.

BATU PERMATA YANG COCOK
Ada beberapa batu permata atau batu Aji yang cocok bagi orang kelahiran mangsa "KASADASA", adalah sebagai berikut:

1. Amathyst = Kecubung Asihan
Batu permata ini mempunyai sinar ungu kemilau, baik sekali bagi orang Kasadasa yang mempunyai sifat ingin memimpin, agar pengaruhnya disayang atau dicintai orang lain. Selain itu mempunyai khasiat pula untuk mencegah mabuk minuman keras, menolak bahaya racun, dan mencegah sakit jantung.

2. Aquamarin = Sinar laut hijau
Batu permata ini baik sekali kilauannya seperti kemilaunya laut Arafuru, indah dan mengesankan rasa damai serta anggun. Selain keindahan sinarnya, mempunyai khasiat mencegah penyakit liver, penyakit pencernaan, dan penyakit lemah badan.

3. Intan = Diamond
Intan dinamakan juga batu mulia karena mempunyai kekerasan dan harga yang lebih tinggi daripada batu permata lainnya. Diamond yang asli mempunyai harga standar yang cukup tinggi, biasa dipakai oleh orang-orang kaya, bangsawan, raja, atau orang-orang terkemuka. Kilauannya sangat indah, dapat memancarkan sinar yang beraneka warna. Khasiatnya menolak segala ilmu hitam dan menentramkan pikiran.

4. Badar Besi = Heliotrope
Badar besi batunya hitam dan kalau didekatkan magnet dapat melekat. Biasanya yang memakai batu ini adalah kaum pria, untuk permata cincin. Pemakainya akan tampak jantan. Kalau dipandang dari segi khasiat, maka batu ini mempunyai pengaruh meningkatkan keberanian, terhindar dari dihinaan orang, dan meningkatkan kewibawaan.

WARNA YANG IDEAL
Ada beberapa jenis warna yang cocok bagi kelahiran Kasadasa, yaitu Merah Tua dan Kuning. Dua jenis warna itu adalah warna ideal yang dapat dipakai untuk busana maupun interior dalam rumah atau pada karpet lantai.

BUNGA
Bunga yang cocok dan membangkitkan gairah hidup bagi orang Kasadasa adalah bunga Mawar Merah, Gradiol Merah Tua, dan lilly Kuning. Demikianlah bunga-bunga itu bagi orang Kasadasa akan mendatangkan pengaruh mistik dan dampaknya akan menunjang daya kehidupannya. 



Sumber : www.primbon.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar